Header Ads

Header ADS

Kerjakan Album Baru Hanya 2 Minggu, Kerispatih Suguhkan Sound Modern Demi Gaet Pendengar Gen Z

 

Ada cerita menarik di balik lahirnya album terbaru Kerispatih, Fase Tiga. Siapa sangka, sepuluh lagu dalam album tersebut ternyata digarap dalam waktu super singkat, layaknya legenda Roro Jonggrang yang membangun candi dalam semalam.

Fakta ini diungkapkan oleh para personel Kerispatih dalam acara peluncuran album di KFC Kemang Utara, Jakarta Selatan, pada Rabu (13/8/2025). Arief Morada, sang gitaris, mengaku bahwa proses kilat ini adalah sebuah tantangan dari pihak label.

1. Evolusi Musik

"Ada tantangan dari mas Rino (Formula Music), pas ditawarin bilang sanggup aja. Waktu 2 minggu dan akhirnya semua terjadi, dua minggu 10 lagu sampai mixing dan mastering," jelas Arief.

Tak hanya soal kecepatan, Fase Tiga juga menandai adanya evolusi dalam musik Kerispatih. Jika album-album sebelumnya sangat didominasi oleh suara kibor, kali ini mereka memberikan porsi lebih besar pada instrumen lain, terutama gitar.

"Album sebelumnya didominasi keyboard. Album ketiga atau Fase Tiga ini dominannya di gitar dan sebagainya," ujar Fandy Santoso, sang vokalis.

2. Langkah Strategis

Perubahan ini merupakan langkah strategis Kerispatih untuk tetap relevan dan bisa dinikmati oleh generasi pendengar yang lebih muda. Mereka secara sadar meracik musiknya dengan sentuhan yang lebih modern.

"Pemilihan sound lebih atau sangat modern, disukai anak gen z," tambah Arief.

Meskipun begitu, mereka tetap mempertahankan otentisitas musik Kerispatih yang telah melekat di hati para penggemar. Single andalan dari album ini, "Terbaik Untukmu," menjadi salah satu buktinya. Lagu tersebut mengisahkan tentang sebuah hubungan yang kehilangan rasa.

3. Kehilangan Rasa

"Lirik saya yang tulis, saya melihat banyak dengar dan juga di sekitar kita ada yang curhat, mereka tetap berhubungan tapi kehilangan rasa. Tapi pihak satunya memperjuangkan gak mau pisah walau kondisinya sulit. Jadi cinta itu perjuangan," papar Fandy.

Anton Suryo, sang drummer, juga menambahkan bahwa ia mencoba memasukkan berbagai ritme dari album-album terdahulu yang belum pernah digunakan, namun dengan aransemen yang lebih simpel dan segar.

"Dari rhytem musik, Fase Tiga akan terasa banyak bagian yang harapannya musik dan rasanya berbeda," pungkas Anton.

Sumber : kapanlagi.com

No comments

Powered by Blogger.