Header Ads

Header ADS

Yura Yunita Ungkapkan Suara Hati Lewat Album Tutur Batin

 

Penyanyi cantik Yura Yunita menghadirkan album terbaru yang diberi nama TUTUR BATIN. Ini menjadi album ketiga Yura Yunita selama berkarir di industri musik Indonesia. Sebelumnya, pada 2014 lalu, penyanyi kelahiran Bandung ini merilis album perdananya bertajuk YURA. Kemudian, di tahun 2018 penyanyi yang mempunyai nama asli Yunita Rachman ini merilis album MERAKIT.

Yang ketiga, pelantun lagu Harus Bahagia ini baru saja menghadirkan album barunya berjudul "Tutur Batin". Album ini dinilai memiliki makna yang mendalam. Seperti nama albumnya, Yura mengartikan TUTUR BATIN sebagai ungkapan jujur suara hatinya sebagai perempuan.

"Lewat album ini aku ingin menyampaikan ungkapan hati terdalam aku yang sejujur-jujurnya. Tutur batin dalam fase perjalananku sebagai manusia yang melewati pertemuan, kehilangan, penyangkalan, amarah, berandai, Depresi, hingga proses healing, menerima semua yang terjadi dan merayakan semua proses kehidupan," kata Yura Yunita.

Album TUTUR BATIN berisi 11 lagu yang mewakili kejujuran Yura sebagai perempuan, seperti Dunia Tipu-Tipu, Bandung, Hobi - Ghosting, Mau ke Mana, Sudut Memori, Tenang, Tutur Batin, Duhai Sayang, Hoolala, Mulai Langkahmu, dan Andai Saja. Dalam album ini, lagu Hoolala, Duhai Sayang, Tenang, dan Mulai Langkahmu sebelumnya sudah pernah dirilis sebagai single.  Secara keseluruhan, proses penggarapan album TUTUR BATIN menggambarkan proses pendewasaan Yura baik secara konsep, tema, musik dan lirik. Ketika album kedua terdengar personal, maka album ketiga ini makin terasa personal.

 Terinspirasi Kota Bandung

Album TUTUR BATIN, Yura Yunita mendapat banyak inspirasi dari kota kelahirannya, yakni Bandung. Di kota Bandung, banyak sekali memori yang tersimpan oleh Yura Yunita sampai akhirnya dituangkan ke dalam lagu.

"Banyak inspirasi yang tercipta saat aku di Bandung, setiap sudutnya menyimpan banyak memori. Menulis dan merekam lagunya pun, banyak tercipta saat aku disini. Jadi pertunjukan Tutur Batin yang pertama ini, aku awali di kota kelahiranku. Bandung," katanya.

"Sejauh mana ku melangkah, di manapun ku berada, tempat yang selalu kuanggap rumah, adalah tanah kelahiranku, Bandung. Semoga dengan nuansa ini juga bisa mengajak teman teman untuk kembali ke akar," tutup Yura.

Sumber : kapanlagi.com

No comments

Powered by Blogger.