Header Ads

Header ADS

Harimau masuk kandang jebak BKSDA Sumbar di Agam berkelamin betina

 

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menyatakan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang masuk kandang jebak di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, berkelamin betina dengan usia sekitar dua tahun.

"Harimau berkelamin betina dengan usia sekitar dua tahun," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung.

Ia mengatakan harimau dalam kondisi sehat dan tidak mengalami cacat. Harimau masuk kandang pada Jumat (22/5) sekitar pukul 02.30 WIB berdasarkan hasil kamera treap atau jebak yang dipasang di lokasi.

Harimau telah dievakuasi melibatkan petugas gabungan dari BKSDA Sumbar, Pagari, Polsek Palupuh, Koramil Lubuk Basung dan masyarakat setempat.

Satwa langsung dibawa ke Kantor Seksi Wilayah I BKSDA Sumbar di Koto Bukittinggi untuk observasi kesehatan.

"Evakuasi kita lakukan setelah diberi bius dan dibawa menggunakan kain sarung menuju pemukiman dengan jarak sekitar 200 meter. Evakuasi dimulai pada Jumat (22/4) siang dan selesai sekitar pukul 15.00 WIB," katanya.

Ia menambahkan harimau yang masuk kandang jebak merupakan yang beberapa kali muncul di Kecamatan Palembayan, Matur dan Palupuh.

Harimau sempat ketemu dengan masyarakat saat berada di sawah dan kebun mereka.

Bahkan pernah kontak langsung dengan petugas di lapangan beberapa kali saat penanganan interaksi negatif atau konflik dengan manusia.

"Kita sudah melakukan penanganan interaksi negatif semenjak 2 Mei 2026 dan evakuasi ini merupakan opsi terakhir agar satwa selamat dan masyarakat aman," katanya.

BKSDA Sumbar masih berada di lokasi untuk penanganan lanjutan, karena di lokasi harimau masuk kandang jebak, masih ditemukan individu lain.

"Penanganan tersebut dilakukan beberapa hari kedepan sampai harimau tidak muncul di lokasi tersebut," katanya.

Sumber : antarasumbar.com

No comments

Powered by Blogger.