Header Ads

Header ADS

Lagu 'The Fate Of Ophelia' Taylor Swift Dilarang Diputar Saat Nyetir, Ini Alasannya


Penggemar musik Taylor Swift di seluruh dunia tengah dihebohkan dengan kabar terbaru. Lagu hitsnya, The Fate of Ophelia yang rilis pada 6 Oktober 2025 masuk dalam daftar lagu yang dilarang untuk didengarkan saat mengemudi di jalan raya.

Larangan ini muncul setelah sebuah studi ilmiah mengungkap potensi bahaya lagu tersebut bagi konsentrasi pengemudi. Tempo cepat dan lirik yang menarik perhatian disebut-sebut bisa memicu hilangnya fokus berkendara.

Peringatan baru ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar di kalangan Swifties dan publik. Mengapa lagu yang baru dirilis pada 3 Oktober 2025 ini bisa dianggap sangat berbahaya? 

1. Tentang Lagu The Fate of Ophelia dari Taylor Swift

Lagu The Fate of Ophelia merupakan lead single yang sangat dinantikan dari album studio kedua belas Taylor Swift, The Life of a Showgirl. Dirilis pada 3 Oktober 2025, lagu ini langsung menarik perhatian publik.

Bergenre dance-pop, synth-pop, dan funk dengan nuansa new wave, lagu berdurasi 3 menit 46 detik ini menawarkan irama yang menghentak. Liriknya sebagian terinspirasi dari karakter Ophelia dalam drama Hamlet karya William Shakespeare, namun Swift mengubahnya menjadi kisah penyelamatan oleh belahan jiwa. Taylor Swift sendiri mengungkapkan antusiasmenya menggarap proses kreatif lagu ini.

2. Mengapa Lagu The Fate Of Ophelia Taylor Swift Dilarang Diputar Saat Nyetir?

Kabar mengejutkan datang dari dunia musik, di mana lagu The Fate of Ophelia Taylor Swift sebaiknya tidak didengarkan saat nyetir. Larangan ini bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada temuan ilmiah yang memicu rasa khawatir.

Melansir dari the Sun UK, sebuah studi yang diterbitkan dalam Ergonomics Journal menemukan bahwa lagu ini dapat meningkatkan risiko mengemudi secara sembrono. Potensi bahaya ini berasal dari karakteristik musik yang secara tidak sadar memengaruhi perilaku pengemudi di jalan karena tempo dan The Fate of Ophelia.

Sebelumnya, album The Life of a Showgirl sempat menuai kritik karena dianggap terlalu datar dan membosankan. Meski begitu, tidak sedikit memuji album baru sang penyanyi. Taylor sendiri menanggapinya dengan santai terkait kritik itu.

3. Studi Ilmiah Ungkap Bahaya Tempo Cepat Lagu

Penelitian mendalam telah dilakukan untuk memahami dampak musik terhadap konsentrasi pengemudi. Studi menyimpulkan bahwa lagu-lagu dengan lebih dari 120 ketukan per menit (BPM) dapat menimbulkan gangguan konsentrasi saat mengemudi.

Salah satu temuannya adalah, lagu The Fate of Ophelia sendiri memiliki tempo 124 BPM. Karena inilah, lagu Taylor Swift masuk dalam kategori berisiko. Studi yang dilakukan oleh pasar suku cadang mobil Ovoko dan diterbitkan di Jurnal Ergonomi, memberikan dasar kuat untuk larangan tersebut.

4. Faktor Pemicu Perilaku Ugal-ugalan di Jalan

Beberapa elemen dalam lagu The Fate of Ophelia diidentifikasi sebagai pemicu perilaku mengemudi yang kurang hati-hati. Tempo cepat lagu ini menjadi faktor utama yang mendorong pengemudi untuk mengebut.

Selain itu, lirik yang menggugah dan kompleks juga dapat mengalihkan fokus pengemudi dari jalan raya. Tak hanya itu saja, kombinasi bass yang kuat, ritme, yang membangkitkan emosi, semuanya berkontribusi pada peningkatan potensi bahaya di jalan.

5. Hasil Uji Simulasi Lagu The Fate Of Ophelia

Untuk menguji hipotesis ini, peneliti melakukan serangkaian uji simulasi mengemudi. Sebanyak 46 orang dari Coventry, yang terdiri dari pria dan wanita, berpartisipasi dalam penelitian ini. Mereka diminta untuk mengemudi dalam simulasi sambil mendengarkan lagu-lagu Taylor Swift, termasuk The Fate of Ophelia. Dan, hasilnya menunjukkan bahwa lagu-lagu dengan tempo di atas 120 BPM menyebabkan peserta mengemudi lebih cepat. Musik tersebut juga membuat pengemudi hilang fokus serta menurunkan kemampuan mendeteksi bahaya di jalan.

Sumber : kapanlagi.com

No comments

Powered by Blogger.